September 13, 2016 | Posted in Tulisan KetoFastosis | By

Setiap jenis diet itu ada plus dan minus nya, seperti diet atkins, diet mayo dan diet-diet lainnya. Bagaimana dengan diet ketogenic ini, yang saya dengar itu hanya hal-hal positif atau plus nya saja bagaimana dengan bagian minusnya ? Apakah tidak pernah dibahas ? Seperti misal nya asam urat yang pasti tinggi di setiap pemeriksaan darah setelah mengikuti program fastosis ini, sementara di dunia ketofastosis hal ini  di anggap wajar karena kita pemakan segala daging, jero-jeroan, dan lemak. Tapi menurut sisi medis asam urat yang tinggi bisa menjadi penyebab daya kerja ginjal berkurang bahkan bisa menyebabkan penyakit ginjal dan bisa berakibat cuci darah. Bagaimana dengan kontradiksi asam urat ini dari sisi dunia keto fastosis ? Dan bagaimana jangka panjang nya ?

Asam urat (Uric acid) dalam kondisi ketosis pada Fastosis itu bukan karena dari makanan, namun merupakan kondisi yang menunjukan bahwa tubuh masuk ke dalam kondisi “Defensive” dan “Protective” di mana Asam urat (Uric acid) yang tinggi ini merupakan “Soluble anti Oxidant” yang mampu melindungi tubuh dari “Oxidative Stress“. Semakin tinggi Asam urat ( Urid Acid) maka semakin tinggi proteksi terhadap “Radikal Bebas” Seperti Radical Hydroxyl (OH-) yang dilepas keluar dari mitochondria sel-sel di dalam tubuh, saat kondisi “Hypoxia” (Rendah Oxygen) semakin tinggi Asam urat(Uric Acid) semakin terjaga Neuron-Neuron di CNS (Central Nervous System), dan ini lah yang protect sel-sel otak dari Oxidative Damage kemampuan SCAVENGING dari Uric acid ini tidak pernah dibahas dalam dunia medis, karena Asam urat(Uric acid) selalu di jadikan “Marker” untuk Patologis Insulin Resistant, Cardiovaskular atau diabetes.

Lihat pada scenario dalam kondisi Patologis tersebut, apa yang tinggi Asam urat (Uric acid), yang tinggi menyebabkan “Pembentukan Crystal”. Penyebabnya adalah Glukosa (karbohidrat) sebagai “PEREDUKSI” nya Acid Base yang membuat rantai amino seperti “Lysine” mengalami “Glycation” dan membentuk “Crystal” saat teroksidasi dengan Nitric Oxide yang berhubungan dengan Oxidative Stress pada patologis Metabolic Syndrome.

FOR THE RECORD
Orang-orang pada Group Ketofastosis sudah membuktikan bahwa Asam Urat (Uric Acid) dan Kolestrol tidak naik tinggi akibat apa yang di makan Contohnya salah satu member Ketofastosis langsung melakukan WF5 (Water fasting 5 hari) pada awal program yang sebelumnya mengikuti diet “Konvensional” yang tinggi Karbohidrat namaun apa yang terjadi setelah 5 hari tanpa asupan makanan ? Ternyata Asam urat dan kolestrol nya semua naik. Dari hal tersebut apakah masih berpikir bahwa Asam Urat dan Kolestrol yang tinggi itu adalah akibat dari makanan ?? Apakah Tidak cukup bukti dengan tidak ada asupan makan 5 hari telah membuktikannya. Asam urat di produksi tubuh kita sendiri sebagai protek, asam urat dan kolestrol tinggi bukan akibat dari makanan.

Itulah Scenario berbeda dari diet konvensional dengan “Glycation free diet” alis “Hyperglycemic Free Diet”. Dunia medis hanya melihat dari sisi patologis saja, kita melihat dari sisi “SCIENCE” dan “FUNGSI” suatu molekul di ciptakan TUHAN.

Mau sampai kapan kita konsumsi obat-obatan hanya untuk mengobati Asam Urat dan Kolestrol tinggi sementara asam urat dan kolestrol itu di produksi tubuh kita sendiri, sudah pasti harus seumur hidup menggunakan obat-obatan untuk mengobatinya. Buka wawasan buka mata hati lihat Ilmu pengetahuan jangan dengarkan katanya.

Ketofastosis adalah lifestyle yang harus diaplikasikan seumur hidup apa yang terjadi pada tubuh dalam ketofastosis  itu bukan efek samping buruk tapi merupakan suatu perbaikan tubuh kita sendiri ke arah lebih baik.

Pencarian Keto Fastosis:

efek samping ketofastosis,efek keto asam urat,asam urat tinggi pada kondisi ketosis,efek samping water fasting,bahaya keto,manfaat water fasting,kolestrol ketofastosis,Kolesterol darah saat ketofastosis,ketones kolestrol 2017,ketogenik makan jeroan,

Comments

comments

Be the first to comment.

Leave a Reply


You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*