Category Archives: Fastosis

FASTOSIS Artinya puasa dalam kondisi ketosis, puasa ini adalah hal yang mudah saat manusia dalam kondisi ketosis. Apa itu ketosis ? Ketosis adalah kondisi dimana liver manusia memproduksi “ketone” untuk digunakan sebagai bahan bakar “fuel” diseluruh tubuh terutama otak, karena puasa akan sangat sulit dilakukan bila “ketone” ini tidak ada karena tanpa KETON itu artinya otak mengandalkan GLUKOSA untuk bahan bakarnya dan bahan bakar GLUKOSA tidak lah tersimpan dalam tubuh manusia hanya cukup untuk 1 x 24 jam saja jadi tidak mungkin kan tubuh MANUSIA menyimpan energi dari makanan dalam bentuk GLUKOSA karena keseimbangan Gula darah hanya 100mg/dl (100mg = 10g = 2 sendok teh gula pasir ). Hanya segitu kemampuan manusia menampung GLUKOSA. Bayangkan klo kita makan KARBOHIDRAT terus-menerus dan sudah pasti lebih dari 2 sendok teh gula pasir nilai GLUKOSA masuk ketubuh kita, apakah tubuh manusia akan menyimpannya dalam bentuk GLUKOSA juga ? apakah mau 500mg/dl Gula darahnya…

Read more

Karena Ketone adalah molekul (substrate) yang bisa gantikan Posisi “Glukosa” di otak, hanya “Ketone” dan “Glukosa” substrate yang bisa “menyeberang” melewati Blood Brain Barrier (Lapisan Darah Tebal Pelindung Otak). Pertanyaan baliknya adalah, “Dari sumber apa “Ketone” diproduksi dan berapa banyak “stok” nya ditubuh ? dan berapa banyak tubuh bisa simpan “Glukosa “?” Ketone berasal dari Free Fatty Acid (Lemak Bebas) dan Free Fatty Acid berasal dari “Jaringan Lemak ” (Adipose Tissue) yaitu “Triaglycerol” / “Triglyceride” Sekarang bayangkan berapa banyak “Lemak” yang mampu kita simpan didalam tubuh? dan juga sebaliknya bayangkan berapa banyak “Glukosa” yg bisa kita simpan didalam tubuh ? Glukosa bila lebih dari 100mg/dL akan disimpan dalam bentuk “Glycogen” (cadangan glukosa) di Otot dan Liver, tapi Glycogen tidak bisa banyak disimpan karena setiap 1 gram Glycogen akan mengikat 3 gram Air. Jadi kalau kita simpan misalnya 500g Glycogen yg senilai 2000 kalori untuk cadangan 1 hari saja, itu sudah…

Read more

Karbohidrat merupakan sumber glukosa ditubuh yang diperoleh dari makanan sebagai sumber energi. Sedangkan glukosa sendiri merupakan molekul/substrate yang dapat diproduksi sendiri oleh tubuh disaat tidak ada sumber glukosa yang dikonsumsi dari makanan. Tubuh dapat membuat sendiri glukosa yang dibutuhkan melalui proses “Gluconeogenesis” (pembuatan gula baru) yang terjadi di liver. Dimana glukosa diperoleh dari konversi “Glycerol” yang dipecah dari rantai “Triglyceride” (Lemak) yang diperoleh dari makanan maupun cadangan ditubuh. Lalu “Amino Acid” (Protein) juga dapat dirubah menjadi glukosa ditubuh menggunakan proses yang sama di liver. Sumber lain yang dapat digunakan sebagai “bahan/substrate” untuk membentuk glukosa ditubuh adalah “asam laktat” (Lactic Acid) yang diperoleh dari hasil metabolisme energi oleh sel darah merah (Erythrocyte) dan sel otot yang mengalami kondisi rendah oksigen (Hypoxia) seperti saat berolahraga yang membuat otot mengalami “Kontraksi” dan menyebabkan oksigen berkurang dilokasi sel-sel otot yang bekerja. “Asam Laktat” ini dirubah menjadi glukosa kembali melalui proses yang disebut “Cori Cycle”…

Read more

Mengapa bisa terjadi HC atau healing crisis jika saya menjalankan program Fastosis ini ? Healing Crisis (HC) adalah proses dimana tubuh berusaha mengeliminasi dan mengeluarkan segala bentuk kotoran (impurities) yang tersimpan didalam tubuh yang mengganggu keseimbangan (homeostasis) dari fungsionalitas seluruh sel-sel ditubuh. Hal ini akan terjadi saat sistem immune sebagai fungsi “Rejection” (penolakan), telah “Mengenali” berbagai bentuk abnormalitas ditubuh seperti sel asing (pathogen), sel malignant (kanker), sel terinfeksi, sel rusak/menua/disfungsi, kotoran ditubuh (plak dipembuluh darah, “glycation”, zat-zat kimia). Identifikasi terhadap segala bentuk abnormalitas ini akan memicu proses “Eliminasi” dengan mengaktifkan berbagai reaksi kimia ditubuh untuk memulai “penyerangan”, “pengumpulan”, “pembersihan” dan “pembuangan”. Saat ini dimulai, akan ikut muncul reaksi “Inflamasi” ditubuh, dimana akan muncul gejala-gejala dalam proses “Eliminasi” ini. Namun inflamasi yang ditimbulkan saat sistem immune bekerja ini merupakan proses yang terkontrol secara alami, dimana sistem immune akan selalu menjaga “keseimbangan” dari usaha yang dilakukan untuk mengeliminasi berbagai abnormalitas tersebut, dengan…

Read more

Puasa dalam kondisi Ketosis (protokol untuk adapatasi terhadap kondisi puasa dengan metode diet ketogenic) * Dapat digunakan untuk pengobatan FASE INDUKSI (Induction Phase) – 3 s/d 4 hari Semua makanan bersumber dari HEWANI, terutama bagian yang berlemak dan juga dari lemak nabati (contohnya minyak kelapa, minyak zaitun, santan, dsb). Rasio Makronutrisi yang digunakan adalah 4 : 1 (80% Lemak : 20% Protein + Karbohidrat dari total kalori per hari dengan 30% defisit kalori), “Net Karbohidrat” selalu di bawah 10g per hari. Timbang semua makanan di atas piring (<500g ; perkiraan kasar untuk diet dibawah 1600 kalori) atau 30% defisit kalori dari total kebutuhan kalori per hari. * Berhenti makan saat sudah terasa kenyang tanpa berusaha mengejar total kalori (makanan yang ditimbang) yang telah diperhitungkan sebelumnya. VCO atau MCT oil 1 sdm dicampur dengan 1/4 – 1/2 sdt Immunator Honey® x 4 – 6 per hari * Jika merasa mampu berpuasa…

Read more

5/5