Tag Archives: metabolisme

Tujuan dari Hormesis (Tantangan) terhadap metabolisme di Fastosis, adalah strategi yang digunakan untuk melatih dan memperkuat kapasitas tubuh manusia untuk mendapatkan Homeostasis (Keseimbangan) di kondisi Puasa. Homeostasis dimana saat puasa, tubuh akan selalu membakar lemak (FFA & Ketone) dibanding terus membakar Glukosa dari asupan makanan di kondisi makan sebelumnya. Seperti halnya berlatih fisik dengan olahraga angkat beban (Resistance Training) atau daya tahan (Endurance Training), kemampuan adaptasi terhadap kondisi Puasa bisa selalu ditingkatkan dengan latihan rutin dan konsisten. Dan juga seperti halnya saat kita tidak pernah olahraga, sehingga otot mengalami pelemahan dan penurunan fungsionalitas. Maka manusia yang jarang menempatkan diri di kondisi Puasa, akan mengalami hal yang sama pada kapasitas metabolisme didalam sel-sel tubuhnya (terutama sel Otot dan sel Liver). Bahkan sebenarnya, Puasa dan Olahraga banyak memiliki kesamaan dalam memberikan berbagai keuntungan dari sisi kesehatan manusia, seperti Meningkatkan penurunan lemak cadangan ditubuh (Fat Loss). Meningkatkan sensitivitas hormon insulin. Meningkatkan metabolisme. Membuat…

Read more

Proses metabolisme selalu menghasilkan molekul asam dan juga sedikit molekul basa. Ion Hydrogen (H+) adalah molekul yang paling reaktif yang dapat mempengaruhi molekul protein. Dalam konsentrasi besar, ion Hydrogen dapat menggangu konfigurasi dan fungsionalitas dari molekul Protein ditubuh. Untuk mempertahankan fungsi sel-sel ditubuh, maka tubuh menggunakan pengaturan yang menjaga konsentrasi ion Hydrogen (H+) ini didarah, hanya dalam rentang yang sangat sempit, yaitu hanya sekitar 37 – 43 nmol/L darah atau PH 7,43 – 7,35 (dimana PH = – log[H+]). Idealnya PH darah berada di 7,4 (40 nmol/L). Gangguan terhadap mekanisme ini akan mengakibatkan konsekuensi kesehatan yang sangat serius. Keseimbangan asam-basa sangat terikat dengan metabolisme cairan (keseimbangan sodium dan air) dan keseimbangan elektrolit di tubuh. Dan gangguan dari salah satunya, akan mudah mempengaruhi yang lainnya. Jika dilihat dari sisi substansi penyumbang molekul asam, maka makronutrisi yang menyumbangkan molekul asam ini, rata-rata berasal dari metabolisme karbohidrat dan lemak. Metabolisme karbohidrat dan lemak…

Read more

2/2